Skrining Kesehatan Santri sebagai Upaya Peningkatan Derajat Kesehatan di Pondok Pesantren Mambaul Ulum

Instagram: @kesmasunusa
Instagram: @pherogenz23
Project Based Learning (PJBL)
Kelompok 3

Sidoarjo, 25 November 2025 – Komitmen dalam mendukung peningkatan kesehatan santri terus diwujudkan oleh mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat melalui kegiatan skrining kesehatan di Pondok Pesantren Mambaul Ulum. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam mendukung terciptanya lingkungan pesantren yang sehat dan peduli terhadap kondisi kesehatan santri.

Pelaksanaan skrining kesehatan dilakukan pada 25 November 2025 dan bertempat di lingkungan Pondok Pesantren Mambaul Ulum, Sidoarjo. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan disambut antusias oleh para santri. Rangkaian acara diawali dengan proses pendataan santri, meliputi pembagian kertas untuk screening dan pengisian data santri di excel dan web Sistem Kesehatan Pesantren (Siskestren).
Selanjutnya, santri melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan diantaranya yaitu pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) untuk perempuan dan Lingkar Perut (LP) untuk menilai status gizi, pengukuran tekanan darah untuk memantau kesehatan kardiovaskular, serta pengukuran berat badan (BB) dan tinggi badan (TB) guna mengetahui kondisi Indeks Massa Tubuh (IMT) santri. Seluruh pemeriksaan dilakukan secara terstruktur dan sesuai dengan standar pemeriksaan kesehatan dasar.

Tidak hanya melakukan pemeriksaan fisik, santri juga diarahkan untuk mengisi survei kesehatan melalui web Sistem Informasi Kesehatan Pesantren (Siskestren). Pengisian survei ini bertujuan untuk mendukung pencatatan data kesehatan santri secara digital, terintegrasi, dan berkelanjutan. Pada web Sistem Informasi Kesehatan Pesantren (Siskestren) berisi terkait pertanyaan seputar mawas diri, kesehatan mental, kesiapsiagaan santri menghadapi bencana, kualitas hidup santri, screening TBC, Individual Dietary Diversity Score (IDDS) dan lainnya. Selain screening dan pengisian web Sistem Informasi Kesehatan Pesantren (Siskestren), kami juga melakukan wawancara secara langsung terkait kebiasaan santri yang berkaitan dengan dengan kegiatan ini seperti kebiasaan minum santri, pola makan santri, aktivitas sehari-hari santri dan pertanyaan lainnya serta kita memberikan informasi ukuran normal pada setiap pemeriksaan.

Melalui kegiatan skrining kesehatan ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran awal kondisi kesehatan santri yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan program kesehatan di Pondok Pesantren Mambaul Ulum. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara mahasiswa UNUSA dan pihak pesantren dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan santri secara berkelanjutan.

Informasi lebih lanjut:
Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA)





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menanggulangi Kasus ISPA di Pondok Pesantren Modern: Perspektif Kesehatan dan Pendidikan

Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan di Desa Tambak Sumur, Kecamatan Waru, Sidoarjo